Prototipe Sistem Penampungan Air Otomatis Berbasis IoT dengan Logika Fuzzy untuk Pertanian Cerdas

Penulis

  • Adhin Luthfi Indrawan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia image/svg+xml
  • Oscar Hadikaryana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia image/svg+xml
  • Subhanjaya Angga Atmaja Universitas Kebangsaan Republik Indonesia image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31848/justise.v3i1.4310

Kata Kunci:

Internet of Things, Automatic Water Storage, Fuzzy Mamdani, Blynk, Smart Farming

Abstrak

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan besar dalam sistem pertanian modern, terutama pada aspek efisiensi penggunaan air. Penelitian ini mengembangkan prototipe sistem penampungan air otomatis berbasis IoT yang mampu menyesuaikan distribusi air sesuai kondisi lingkungan secara real-time. Sistem dibangun dengan memanfaatkan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali dan sejumlah sensor, antara lain sensor kelembapan tanah, sensor hujan, sensor ultrasonic, sensor suhu dan kelembapan, serta sensor aliran air. Integrasi berbagai sensor ini memungkinkan sistem mendeteksi kondisi lahan secara menyeluruh. Logika fuzzy Mamdani digunakan sebagai metode pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan variabel kelembapan tanah, kondisi cuaca, dan suhu. Pendekatan rule-based system ditambahkan untuk memberikan aturan keputusan yang lebih fleksibel. Hasil pembacaan sensor diproses oleh mikrokontroler, lalu dikirimkan ke aplikasi Blynk agar petani dapat memantau sekaligus mengendalikan sistem melalui smartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi. Pada tanah kering dengan suhu tinggi, pompa otomatis aktif hingga ambang kelembapan tercapai. Sebaliknya, ketika hujan terdeteksi atau tanah dalam kondisi basah, sistem menunda penyiraman untuk menghindari pemborosan. Data debit air juga tercatat secara real-time sehingga penggunaan air dapat dikontrol dengan lebih baik. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi IoT dan fuzzy Mamdani mampu meningkatkan efektivitas distribusi air, mengurangi pemborosan, serta mendukung penerapan pertanian cerdas. Sistem yang dikembangkan berpotensi diaplikasikan secara luas pada lahan pertanian untuk membantu petani mengelola sumber daya air secara efisien dan berkelanjutan.

Referensi

C. J. As’ri, “Rancang Bangun Sistem Irigasi Otomatis dan Monitoring pada Lahan Pertanian Berbasis Internet of Things,” pp. 2–26, 2021.

J. Hoque and S. Islam, “A Fuzzy Logic- and Internet of Things-Based Smart Irrigation System †,” 2023.

X. Liu, Z. Zhao, and A. Rezaeipanah, “Intelligent and automatic irrigation system based on internet of things using fuzzy control technology,” pp. 1–19, 2025.

I. O. Adewumi and I. O. Adewumi, “Smart Irrigation Control Using IoT-Enabled Fuzzy Logic and ANFIS for Sustainable Water Management Smart Irrigation Control Using IoT-Enabled Fuzzy Logic and ANFIS for Sustainable Water Management,” pp. 0–7.

W. Wahyudi, A. I. Pradana, and H. Permatasari, “Implementasi Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT untuk Pertanian Greenhouse,” J. Pendidik. dan Teknol. Indones., vol. 5, no. 2, pp. 435–446, 2025, doi: 10.52436/1.jpti.656.

Diterbitkan

2025-06-26